In House Training : Strategi Implementasi SFH (STEM From Home) Untuk Guru Guru SD Bandung Wetan Sebagai Alternatif Pembelajaran IPA Selama Masa Pandemi Covid-19

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan sebagai upaya peningkatan Kemampuan Guru Sekolah Dasar Kecamatan Bandung Wetan dalam Mengembangkan Rencana Pembelajaran Sains Berbasis STEM di Masa Pandemi Covid-19. Secara Rinci, tujuan pengabdian ini dapat diuraikan sebagai berikut : pertama Mengetahui persepsi guru terhadap Implementasi pembelajaran STEM yang dilakukan dalam pembelajaran secara Online, kedua Mengetahui kebutuhan guru terhadap Implementasi STEM yang dilakukan dalam pembelajaran secara On line, ketiga  Rancangan program pelatihan SFH (STEM From Home) untuk meningkatkan Kemampuan Guru Sekolah Dasar Kecamatan Bandung Wetan Mengembangkan Recana Pembelajaran Sains Berbasis STEM di Masa Pandemi Covid-19 dan yang terkahir sebagai upaya Mendeskripsikan kemampuan guru sekolah dasar kecamatan Bandung Wetan mengembangkan recana pembelajaran sains berbasis STEM di masa pandemi Covid-19 setelah mengikuti program pelatihan SFH (STEM From Home).  Kegiatan pengabdian ini menargetkan khalayak sasaran adalah guru sekolah dasar di wilayah Kecamatan Bandung Wetan. Jumlah sekolah yang ada di Kecamatan Bandung Wetan sebanyak 17 dengan sebaran sekolah swasta 15 sekolah dan 2 sekolah dasar negeri. Pada kesempatan ini diprioritaskan keterlibatan guru sebanyak 28 orang. Serangkaian kegiatan PKM ini telah terlaksana pada bulan agustus hingga sepetember 2020. Dan Secara Garis Besar para peserta kegiatan memberikan respon postif atas terlaksanannya kegiatan In House Training : Strategi Implementasi SFH (STEM From Home) Sebagai Alternatif Pembelajaran Ipa Selama Masa Pandemi Covid-19 Untuk Guru Guru Sd Bandung Wetan

Kegiatan program pengabdian In House Training : Strategi Implementasi SFH (STEM From Home) Sebagai Alternatif Pembelajaran IPA Selama Masa Pandemi Covid-19 Untuk Guru Guru Sd Bandung Wetan bisa menjadi sarana perluasan pengetahuan dan pemberian pemahaman bagi guru mengenai Perkembangan Pembelajaran STEM di Indonesia. Adapun rencana kegiatan yang dilakukan adalah sebagai berikut :

Pertama Needs analysis. Angket yang diberikan melalui penggunaan Google Form untuk mengungkap data tentang persepsi dan kebutuhan guru akan pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran sains berbasis STEM yang akan dilaksanakan secara online. Dari data ini akan ditentukan strategi serta konten pelatihan yang efisien dan efektif dapat mengembangkan kompetensi guru mengembangkan pembelajaran sains berbais STEM melalui mode online bagi siswa sekolah dasar.

Kedua Pelatihan secara online melalui kegiatan webinar menggunakan aplikasi Google Meet dan Zoom. Kegiatan yang dilakukan di tahap ini adalah pemaparan materi tentang Pendidikan STEM, pembelajaran STEM berbasis proyek sains, dan penguatan kompetensi penguasaan konten materi pada keempat bidang STEM oleh para ahli yang terhimpun dalam tim pengabdian. Di semping itu, para guru juga dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan pemanfaatan teknologi pendidikan di masa pandemi Covid-19 berbasis online.

Ketiga Lokakarya dan pendampingan pembuatan desain pembelajaran sains berbasis STEM secara online melibatkan pemanfaatan Whatssapp Group, Google Classroom, dan Instagram. Kegiatan ini dimentori oleh para pakar di bidang STEM dalam tim pengabdian secara kontinyu memberikan monitoring dan evaluasi terhadap produk desain pembelajaran yang dibuat oleh para guru. Kegiatan ini memungkinkan para guru untuk melakukan brainstorming terkait inovasi-inovasi pembelajaran STEM pada level praktis melalui mode pembelajaran online dalam forum diskusi di Whatssapp group maupun Google Classroom.

Telah dilaksanakan kegiatan In House Training : Strategi Implementasi SFH (STEM From Home) Sebagai Alternatif Pembelajaran IPA Selama Masa Pandemi Covid-19 Untuk Guru Guru SD Bandung Wetan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan acara tatap maya dan tatap muka melalui kegiatan penyampaian materi, demonstrasi, diskusi, praktik sains berbasis STEM dan workshop penyusunan Rencana pembelajaran STEM from Home yang diimplemenasikan secara pembelajaran digital. Kegiatan ini diikuti oleh 28 guru SD disekitar Bdung Wetan yang berasal dari 3 Sekolah. Yaitu SD Istiqomah, SD Negeri Sabang dan SD Negeri Periangan. Adapun Pengaturan kegiatan In Hose training ini disetting selama 32 Jam pelajaran yang dijalankan selama 2 bulan dengan kombinasi antara tatap maya dan tatap muka melalui strategi teori dan praktik.

Pemateri yang mengisi dan membimbing kegiatan ini diantaranya adalah sebagai berikut : pertama ibu Santi Setiani Hasanah, S.Pd., M.Pd) yang menyampaikan mengenai Pembelajaran Berbasis STEM di Abad 21, Kedua Bapak Dr. Dede Trie Kurniawan, S.Si., M.Pd) yang menyampaikan Strategi Pembelajaran STEM dari Rumah, ketiga ibu Novi Yanthi, S.Si., M.Pd yang menyampaikan Pengenalan Engineering Design Process (EDP) dan yang ke eempat oleh bapak Rendi Restiana Sukardi, S.Pd., M.Pd) yang menyampaikan Pembuatan RPP Berbasis Pendekatan STEM

Secara garis besar kegiatan berjalan dengan baik dan lacar. Pertemuan tatap muka dengan metode ceramah, workshop dan diskusi yang difasilitasi oleh SD Istiqomah berjalan dengan Aktif dan Baik. Kegiatan ini dilaksanakan sehari yaitu pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2020 dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Peserta kegiatan berjumlah oleh 28 guru SD disekitar Bdung Wetan yang berasal dari 3 Sekolah. Yaitu SD Istiqomah, SD Negeri Sabang dan SD Negeri Periangan.

Gambar 2. Dokumentasi Kegiatan Tatap Muka In House Training STEM From home

 

Setelah kegiatan Tatap Muka In House Training STEM From home Bapak dan Ibu guru melakukan kerja mandiri yang akan dipandu dengan whast app Group  dan juga tatap maya google meet dalam waktu 2 minggu untuk menyelesaikan pembuatan RPP Impelemntasi STEM From Home untuk Pendidikan Dasar.

Gambar 3. Dokumentasi Kegiatan Kolaboratif dengan WAG dan Tatap Maya Google meet

 

Pada Tanggal 18 September 2020 bertempat di SD Istiqomah dilaksankan sesi penutupan in house training dan pemberian sertifkat 32 jam pelajaran bagi guru – guru yang berhasil menyelesaikan RPP STEM From Home sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Pada Kegiatan ini dilakukan juga kegiatan Pendandatanganan MoU dengan SD Istiqomah dengan PGSD UPI Cibiru untuk bekerjasama di bidang pengajaran, penelitian dan juga pengabdian kepada masyarakat.

Gambar 4. Penutupan kegiatan dan Penandatangan MoU

Dari Kegitan In House Training : Strategi Implementasi SFH (STEM From Home) Sebagai Alternatif Pembelajaran IPA Selama Masa Pandemi Covid-19 Untuk Guru Guru SD Bandung Wetan telah dihasilkan 28 RPP pembelajaran Tematik sekolah dasar dengan pendekatan STEM yang bisa diimplementasikan di masa kebijakan belajar dari rumah saat kondisi pandemi COVID 19. Tiga RPP terbaik akan di proses untuk di HKI kan untuk memberikan penghargaan atas karya yang telah di buat oleh guru – guru selama mengikuti kegiatan in house training ini.

#dHeTik