V-Cakes (Vegetable Cakes) Kudapan Sehat Berbahan Dasar Sayuran Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Palintang Cilengkrang Kabupaten Bandung

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis cara mengembangkan kudapan sehat dan bergizi dalam bentuk V-cakes (vegetable cakes) guna meningkatkan penghasilan masyarakat dan jenis promosi dan publikasi produk V-cakes (vegetable cakes) dari bahan dasar sayuran sebagai upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Palintang Kabupaten Bandung. Dewasa ini, Masalah gizi pada anak-anak umumnya muncul karena pilihan terhadap makanan yang tidak tepat sehingga terdapat ketidak-seimbangan antara konsumsi gizi dengan kecukupan gizi yang dianjurkan. Masalah gizi yang dapat terjadi pada anak-anak adalah gizi kurang (under weight), obesitas (over weight) dan anemia (Nurhayati : 2012). Oleh  karena itu dibutuhkan inovasi baru terhadap olahan-olahan makanan yang harus memperhatikan kandungan gizi dalam makanan tersebut.

Ketersedian dan melimpahnya tumbuhan sayuran di Desa Palintang, Kabupaten Bandung, maka bisa dilakukan banyak inovasi baru terhadap jenis-jenis olahan makanan yang berbahan dasar sayuran seperti V-cakes (vegetable cakes) yaitu bolu berbahan dasar sayuran yang dikreasikan dengan hiasan dari sayuran dan toping lainya sesuai dengan selera dengan mempertahankan kandungan vitamin pada sayuran yang ada. Jenis jajanan makanan sumber vitamin hanya sebagian kecil mahasiswa yang selalu mengkonsumsi sayuran. Sayuran yang sering di konsumsi mahasiswa kurang dari setengahnya adalah wortel, kangkung dan buncis, sebagian kecil mahasiswa sering mengkonsumsi bayam dan kacang panjang (Suryati : 2012).

Sejauh ini belum banyak produsen yang memproduksi produk dari sayuran. Peluang ini didukung oleh ketersedian bahan baku di Desa Palintang, Kabupaten Bandung yang melimpah sehingga keberadaan dari produk dapat terjaga. Hal ini dapat dikembangkan menjadi salah satu oleh-oleh khas Bandung. Ide pengembangan produk ini juga bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan daerah, menyerap tenaga kerja dan mengurangi pengangguran apabila dapat dikembangkan dalam skala besar. Maka dari itu perlu didirikannya usaha V-cakes (vegetable cakes) semacam ini.

Dengan adanya pelatihan pembuatan V-cakes (vegetable cakes) dapat meningkatkan pengetahuan dan penghasilan masyarakat. Selain itu tim peneliti juga akan membantu mempromosikan dan mempublikasikan V-cakes yang dihasilkan oleh masyarakat melalui situs web, sosial media agar dapat menarik minat masyarakat untuk membeli produk tersebut. Masyarakat juga akan mendapat pelatihan tentang bagaimana cara penggunaan web dan sosial media sebagai media promosi agar tercipta kemandirian.